Zakatnesia, Peran Zakat untuk Indonesia

Zakatnesia adalah sebuah tema yang diangkat oleh Dompet Dhuafa Ramadhan 1437H ini. Tema ini diangkat sebagai kampanye untuk menunjukan bahwa zakat adalah instrumen yang tidak hanya untuk menyelesaikan masalah kemiskinan pada level permukaan tetapi juga masalah kemiskinan yang lebih mendasar.  
Zakat  adalah jumlah tertentu dari harta tertentu yang dikeluarkan pada waktu tertentu kepada sekelompok orang tertentu.  Zakat sendiri dapat mensucikan iwa orang yang mengeluarkannya. Sebagaimana firman Allah SWT :

“ Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka...”(QS. At-Taubah : 103)

Selain itu, zakat merupakan salah satu rukun Islam yang lima. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :

“Islam itu dibangun di atas lima (landasan) : persaksian bahwa tidak ada ilah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah dan bahwasanya Muhammad adalah Rasul-Nya, melaksanakan shalat, membayar zakat, melaksanakan puasa Ramadhan, dan menunaikan ibadah haji ke Baitullah bagi yang mampu melakukannya.” (HR. Bukhari no. 8 dan Muslim no.16)

Demikian jelas dalil kewajiban zakat bagi seorang Muslim hingga bagi yang enggan menunaikannya mendapatkan ancaman sebagaimana firman Allah SWT :

“...Dan orang-orang yang menyimapan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih, pada hari ketika dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi mereka, lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka, “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.”(QS. At-Taubah : 34-35)

Serta sabda Rasulullah SAW diriwayatkan dari Abu Hurairah :

“ Barangsiapa dikaruniai harta oleh Allah, lalu ia tidak menunaikan zakatnya, maka pada hari Kiamat kelak hartanya tersebut akan diwujudkan dalam bentuk ular yang memiliki dua bisa kemudian dikalungkan ke lehernya lalu ular itu menggigit dengan dua tulang rahang bawahnya sambil berkata “ Aku adalah hartamu, aku adalah simpananmu!’ Kemudian Rasulullah membaca ayat, ‘Sekali-kali janganlah orang yang bakhil dengan harta yang Allah berikan kepada mereka dari karunia-Nya menyangka bahwa kebakhilan itu baik bagi mereka. Sebenarnya kebakhilan itu buruk bagi mereka. Harta yang mereka bakhilkan itu akan dikalungkan kelak di lehernya pada hari Kiamat. Dan kepunyaan Allah-lah segala warisan yang ada di langit dan di bumi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (HR. Bukhari no.1403)


Sumber Photo : www.pexels.com


Sungguh berat ancaman bagi orang-orang yang enggan membayar zakat di hari Kiamat kelak. Oleh karena itu, bagi pihak yang mengetahui hal ini hendaklah menyampaikan kepada pihak yang tidak mengetahuinya. Karena tidak dapat dipungkiri persoalan tidak maksimalnya pembayaran bagi yang wajib zakat adalah karena ketidaktahuan mereka bahwa ada zakat lain selain zakat fitrah yang juga wajib dikeluarkan, di antaranya zakat emas dan perak, tanaman dan buah-buahan, zakat peternakan, barang dagangan dan zakat rikaz.

Bila objek zakat tersebut dilihat dari negara Indonesia tentu potensinya sangat besar, selain jumlah penduduk muslim terbesar di dunia negeri ini juga memiliki kekayaan dan potensi alam yang besar. Berdasarkan hasil penelitian IPB yang bekerjasama dengan BAZNAS Indonesia memiliki potensi 217 triliun dari hasil pengumpulan zakat setiap tahunnya. Hasil riset ini tentu mencengangkan. Melihat potensi dana zakat yang sangat besar ini tentu dibutuhkan manajemen pengelolaan zakat yang professional. Mulai dari penarikan hingga pendistribusian zakat. Dikarenakan dana yang sebesar 217 triliun tersebut belumlah maksimal dimanfaatkan potensinya.

Untuk penarikan sendiri saat ini lembaga-lembaga amil zakat bisa menafaatkan teknologi yang dapat memudahkan para wajib zakat menunaikan kewajiban mereka. Seperti yang dilakukan Dompet Dhuafa di antaranya melalui atm transfer, internet banking.
Sementara untuk pemanfaatan atau peran dana zakat bagi Indonesia banyak hal yang bisa dilakukan, seperti halnya yang  selama ini telah dan akan terus dilakukan oleh berbagai lembaga amil zakat yang ada di negeri ini yakni menyerahkan langsung dana kepada orang-orang yang berhak menerimanya, bantuan dana UKM, jaminan kesehatan, panti atau rumah tahfidz untuk dhuafa, bantuan beasiswa, dan lain sebagainya.

Bila dicermati persoalan mendasar dan butuh penanggulangan segera adalah kemiskinan dan pengangguran. Menurut BPS angka pengangguran di Indonesi saat ini berjumlah 7,56 juta. Pada agustus 2015, tingkat pengangguran terbuka menurut pendidikan didominasi oleh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 12,65 persen disusul Sekolah Menengah Atas sebesar 10,32 persen, Diploma 7,54 persen, Sarjana 6,40 persen, Sekolah Menengah Pertama 6,22 persen, dan Sekolah Dasar ke bawah 2,74 persen. Ini cukup ironis mengingat sekolah kejuruan atau SMK diharapkan dapat langsung bekerja pasca lulus sekolah. Persoalan ini salah satunya disebabkan tidak sesuainya tuntutan lapangan pekerjaan dengan jurusan-jurusan SMK tersebut. Dalam hal ini menurut penulis dana zakat bisa digunakan untuk membangun sekolah kejuruan yang sesuai dengan kebutuhan lapangan pekerjaan di masa depan atau mendirikan sekolah atau universitas yang berbasis entrepreneurship. 

Selain dari angkatan muda pengangguran sendiri berasal dari angkatan yang sudah  tua, untuk angkatan ini, hal yang bisa dilakukan di antaranya bisa dengan memberikan modal usaha atau dapat pula  membangun sebuah kawasan industri dari hilir hingga hulu dengan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki bangsa ini. Angka pengangguran yang tinggi berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan. Dengan mengatasi salah satu penyebab kemiskinan yakni pengangguran, maka diharapkan angka kemiskinan dapat menurun. Karena salah satu peran dari zakat adalah meningkatkan dan mendorong gerak perekonomian umat. Dengan demikian, berkurangnya kesenjangan antara si miskin dan si kaya. 

Allahu a'lam






Comments

Popular posts from this blog

Sungai Sawang : Kolam Renang Khusus Wanita di Kota Jambi

Inilah Cara Mengatasi Baper Negatif

Ternyata Inilah 10 Cara Move On Dari Someone