Benarkah Jodoh itu Cerminan Diri ?


Bila berpedoman kepada QS. An-Nuur : 3
'' Laki-laki yg berzina tidak menikahi melainkan perempuan yg berzina, atau perempuan yang musyrik; dan perempuan berzina tidak dinikahi melainkan oleh laki-kaki yg berzina atau laki-kaki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yg mukmin."


Jawabannya tentu iya. Namun dalam realita kehidupan sebagian pasangan berjodoh tidaklah demikian. Karena tak jarang pada awal pernikahan kita dipertemukan dengan latar belakang, karakter dan sikap yang cukup baik namun seiring waktu manusia mengalami perubahan. Menjalani biduk rumah tangga tentu banyak dihadapkan dengan hal-hal yang di luar dugaan. Pasangan yang dulu lembut berubah jadi kasar dan tak perhatian. Bahkan ada yang sampai melewati batas toleransi yakni selingkuh. Bila ini terjadi tak usah risau dan bersedih hati. Coba kita lihat riwayat Nabi Luth yang kemuliaan dirinya tak hilang tersebab istrinya tak beriman demikian pula tak berkurang kemuliaan Asiyah karena bersuamikan seorang Fir'aun.

Disaat telah Allah tetapkan si 'dia' menjadi pasangan kita pastinya itulah yang terbaik. Tugas kita sebagai suami atau istri ialah menjalani hak dan kewajiban sesuai tuntunan Allah Azza wa Jalla dan Rasulullah dengan sebaik-baiknya.
Tak usah nak banyak mengeluh dengan pasangan, bukankah salah satu tujuan menikah ialah bisa meraup pahala sebanyak-banyaknya. Bila kita memiliki pasangan yang sungguh masya Allah syukurilah itu, jangan berlebihan hingga berujung kesombongan. Bila terasa bnyak kurangnya sabarlah, jadilkanlah ladang amal gratis yang sangat luas. Karena sesungguhnya baik kelebihan ataupun kekurangan pasangan itu semua adalah ujian.

Allahu'alam, yang benar datangnya dari Allah azza wa jalla dan yang salah dari diri saya sendiri dan syeithon

Comments

Popular posts from this blog

Sungai Sawang : Kolam Renang Khusus Wanita di Kota Jambi

Inilah Cara Mengatasi Baper Negatif

Ternyata Inilah 10 Cara Move On Dari Someone