Wednesday, August 30, 2017

Flash Blogging Jambi : Serunya Menulis Cepat Dalam Rangka 72 Tahun RI, Kerja Bersama

Pada hari Kamis 30 Agustus 2017  bertempat di Ruangan Talang Jaya Swiss-belhotel International Jambi, diselenggarkan event FLASH BLOGGING oleh KOMINFO. Acara yang menghadirkan 2 narasumber yang sangat berkompeten di bidangnya ini memberikan materi yang sangat menambah wawasan para Blogger Jambi. Pemaparan materi sendiri dipaparkan secara panel setelah sebelumnya acara dibuka secara resmi oleh Direktur Kemitraan Kominfo RI.


Mengingat nama acara adalah FLASH BLOGGING artinya akan ada tantangan menulis dalam waktu yang cukup singkat, maka para blogger begitu antusias mendengarkan materi yang disampaikan. 

Materi pertama disampaikan oleh mas Andya Dyiaksa dari beritagar.id dengan tema Teknik Kepenulisn Kreatif.

Ada beberapa hal penting yang saya tangkap selama pemaparannya, yakni kepenuliasn kreatif adalah tulisan yang memberi “rasajiwa” kepada pembacanya.

Adapun aspek penting dalam tulisan kreatif adalah :
1      Pengetahuan
2      Rasa badaniah atau indrawi
3      Perasaan (kognisi)

Berikutnnya bagaimana penulisan kreatif itu
1      Dimulai dengan ide, bisa apa saja
2      Subjek+prediket
3      Apapun jenisnya harus ada dasar jurnalisme (5W 1 H)

Hal penting lain yang menambah wawasan saya adalah berbagai Lead pada sebuah tulisan yakni bisa berupa deskripsi, pertanyaan, fiksi, kutipan langsung, kalimat penggoda, ringkasan dan bercerita.

Berikutnya materi disampaikan oleh Bapak Alois Wisnuhardana dari staf Kepresidenan RI. Beliau menyampaikan materi yang berjudul  Jurnalisme Media Baru. Adapun beberapa hal penting yang saya dapat dari pemaparan beliau adalah bahwa ada dua media yang ada saat ini ini yakni media mainstream seperi koran tv, majalah dan radio dan media sosial. Namun media sosial saat ini menjadi media mainstream itu sendiri.

Selain itu, beliau juga memaparkan 5 dari 9 Elemen Jurnalisme

1      Kebenaran
2      Verifikasi
3      Independen
4      Menerima Kritik
5      Konfrehensif dan Inspiring

Selesai pemaparan materi para peserta diminta menulis dalam waktu yang sangat singkat. Demikian cara Flash Blogging yang diselenggrakan di Jambi. Adapun kesimpulan dari 2 pemaparan materi di atas adalah saya merasakan acara ini KEREN HABIS DAH. Saya sangat berharap event yang begini bisa terus diselenggarkan di provinsi Jambi, mengingat Blogger Jambi sangat kurang sekali mengikuti event-event yang skalanya sebesar ini.

Friday, August 25, 2017

Komunitas Muslimah 30



Bismillah
Sungguh tak banyak wanita yang merasakan bagaimana bila telah berkepala tiga tapi status masih single, ini tentunya di luar konteks yang memilih tetap single.
Sudah tak dilirik banyak pria, tidak masuk kategori, di-bully yang justru bikin tambah down, ada yang menyerah, ada yang sudah tak ingin menghadiri undangan, hati tersayat saat dengan junior hendak melepas masa lajang, beban atas desakan keluarga, belum lagi berbagai ketakutan soal expired time karena tidak dipungkiri wanita ada batas usia untuk memberikan keturunan. 

Maka kami dari Media Dakwah Muslimah www.muslimahayu.net berinisiatif membentuk Komunitas Muslimah 30 yakni sebuah komunitas yang beranggotakan wanita-wanita single usia 30 tahun ke atas. Selain tempat curhat, in syaa Allah kami akan menyajikan juga materi-materi yang terkait dengan Pranikah.

Komunitas ini hadir dengan tujuan merangkul wanita yang telah berusia 30 tahun ke atas tapi masih single agar bisa saling berbagi motivasi, memberi semangat agar tidak down serta putus asa dari rahmat Allah terutama dalam hal menanti jodoh dan menjadi tempat curhat ternyaman untuk melepas beban. 

Komunitas ini hadir di GRUP TELEGRAM.

Demikian, semoga telegram grup ini bermanfaat, aamiin.
Bantu sebarin ya, berikut link untuk join telegram grup :

Thursday, August 24, 2017

Blogger Muslimah Jambi : Writing Challenge Sesi 1

Ada masanya mood  untuk menulis itu naik turun, pada suatu waktu semangat di lain waktu kembali down. Ada begitu banyak faktor yang menjadi penyebabnya, diantaranya kesibukan kerja, mengurus anak dan suami karena sebagian member komunitas ada yang telah berkeluarga atau ada pula kurangnya motivasi agar tetap menulis. Oleh karena itu, untuk memotivasi para member Komunitas Blogger Muslimah Jambi agar senantiasa dalam mood yang baik dalam menulis, maka kami mengadakan kegiatan yang in syaa ALLAH akan rutin dilaksanakan yakni Blogger Muslimah Jambi Writing Challenge dengan durasi waktu dua minggu sekali.

Untuk edisi perdana atau sesi satu 1 ini rentang posting dari 21 Agustus  hingga 4 September 2017
dengan tema Menjadi Muslimah Produktif. Tema bisa dikerucutkan lagi sesuai aktifitas masing-masing tidak hanya di dunia tulis menulis saja. Panjang tulisan minimal 200 kata dan maksimal tidak ada batasan
Setelah posting wajib menyetor link tulisan di grup. Bagi member yang mengikuti program ini, wajib saling berkunjung dan berkomentar pada blog member yang lain.
Happy Reading, Writing and Blogging

Photo : pexels.com

Friday, August 18, 2017

Merdeka Itu Tidak Ada Lagi Larangan Bercadar atau Berniqob



Ada begitu banyak masyarakat memaknai arti kemerdekaan dan itu tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Tapi menurut saya merdeka itu salah satu maknanya adalah tidak ada lagi larangan bercadar atau berniqob oleh siapa pun. Tidak ada diskriminasi oleh isntitusi apa pun. Bukankah telah dijamin oleh negara setiap warga negara Indonesia berhak menjalankan agama sesuai dengan keyakinannya masing-masing.

Kadang saya kembali berang mendengar masihhh... begitu banyak pihak-pihak yang melarang pemakaian cadar atau niqob ini. Teranyer di salah satu kampus di pamulang tapi saya bersyukur Menteri Agama bapak Lukman Hakim memberi nasehat dan tanggapan yang sangat membahagiakan saya.

Oleh karenanya, saya berpesan dan memberi saran kepada teman-teman yang mendapat larangan oleh pihak-pihak atau institusi tertentu agar apa yang keluar dari mulutnya jangan lupa direkam. Selanjutnya nanti diselesaikan lewat internal jika tidak selesai tinggal viral kan di media sosial.

Jangan khawatir karena merdeka yang hakiki adalah jika kita telah menyerahkan segala bentuk ibadah kepada Allah semata, jadi bebas dari ketergantungan, ketakutan dan keterikatan kepada Allah.

Seperti perkataan Syaikh Ibnu Ustaimin di Syarah Al-Aqidah Al Washithiyyah :
"Ubudiyah kepada Allah adalah kemerdekaan yang hakiki, orang yang tidak menyembah  kepada Allah semata, dia adalah hamba/budak bagi selain Allah." (Yang budak tentunya bukanlah seorang yang merdeka).   (Indonesia Bertauhid)

Monday, July 31, 2017

Muqoddimah Kajian yang Membuat Diri Terasa “Ditampar, Ditonjok, Ditabok" Pake Banget

Banyak teman merasa kajian di masjid Ubay bin Ka'ab, Pematang Sulur Kota Jambi edisi Ahad, 30 Juli 2017 muqoddimahnya bikin diri serasa ‘'ditampar, ditonjok, ditabok'’ pake banget.

Berikut kutipan isi muqoddimah yang saya ambil dari catatan saya.

Photo : pexels.com


*Pintu terbesar bagi Iblis untuk memperdaya manusia adalah pintu kebodohan.
*Seorang Imam berkata : Tidaklah Allah didurhakai dengan sesuatu maksiat melebihi maksiat kebodohan.
*Saat ilmu tidak ada maka timbullah kemaksiatan
*Menuntut ilmu jangan setengah-setengah/nanggung.
*Sejauh apa pengorbanan harta yang telah kita lakukan untuk menuntut ilmu bila dibandingkan dengan Ulama yang sampe menjual atap rumah.

*Ilmu ada 3 kilan/jengkal. 
-Barangsiap pada jengkal pertama maka ia akan sombong, istilah orang tua dulu pendekar turun gunung, tebas sana, tebas sini. Tak dapat membedakan sedang memarahi atau menasehati. Bila benar ingin menasehati ada waktu dan tempat yang tepat serta harus benar niatnya, caranya, isinya dan juga akibatnya. 
-Tidak tahan dengan khilafiyah. 
-Cinta ketenaran. 
-Ingin kelihatan beda. 
-Ingin tampil langsung/tidak langsung. 
-Suka nge-share artikel di media sosial yang dibaca judulnya doang isinya ga tahu. 
-Sombong untuk bertanya dengan orang yang ahli karena merasa udah senior.

*Kitab seperti Arbain An-Nawawi, Bulughul Maram, Lu'Lu wa Marjan, Subulus Salam, Umdatul Ahkam, Syarah Fiqih Sunnah, Utsul Salatsah, Qatrunnada, Ushul Fiqih dll, jangankan khatam dikaji dibaca saja belum selesai tapi sudah berani terjun membahas persoalan-persoalan fitnah. Ikut pula mentahdzir ustadz-ustadz.

Jadilah penuntut Ilmu yang sejati, kalo hanya sampingan ya cukuplah ikuti yang rutin mingguan saja. So...banyaklah belajar, jangan menyibukkan diri dengan beragam fitnah. Bila seorang suami telah bekerja mencari nafkah untuk keluarga maka segeralah gunakan waktu untuk menuntut Ilmu. Sungguh yang merusak agama ini adalah penuntut ilmu yang nanggung atau penuntut ilmu yang jahat.

Intisari catatan muqoddimah kajian Ustadz Abu Salma Hafidzahullahu Ta'ala, dengan
redaksi saya sendiri. Wallahu a’lam, yang benar datangnya dari Allah yang salah berasal dari saya dan syetan

Barakallahu fiikum




Saturday, May 27, 2017

Grup Whatsapp RumahkuSurgaku dan Kajian Kitab Muslimahayu Menerima Anggota Baru

Bismillah

Berawal dari keinginan mengumpulkan materi-materi sejenis yang berseliweran di grup-grup WA ataupun telegram, akhirnya dibentuklah grup WA khusus yang materinya tentang Rumah Tangga, karena sebagian grup yang saya ikuti itu masih campur materinya.
Awalnya grup ini hanya untuk konsumsi saya pribadi, adik perempuan saya dan satu orang mahasiswi saya dulu. Di tengah perjalanan mahasiswi saja ini meminta saya untuk memasukkan temannya yang juga mahasiswi untuk gabung di grup ini.

Lambat laun saya berpikir, kenapa tidak diluaskan saja kebermanfaatan grup ini, barangkali juga ada yang berminat. Akhirnya saya coba mempromosikan bagi siapa yang ingin bergabung di grup. Alhamdulillah hingga saat ini, sejak di-launching 27 April 2016 lalu member grup dan telegram channel (https://t.me/RumahkuSurgaku) sudah mencapai 150 orang lebih, dengan rentang usia 16-54 tahun, dari yang masih gadis hingga yang udah punya cucu, dari latar pendidikan, pekerjaan yang berbeda-beda dan berasal dari beragam daerah di Nusantara; Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, Kalimantan dan ada juga yang sedang berdomisili di Taiwan.





Sembari berjalan peraturan grup sering saya revisi begitu pula tema-tema yang bisa didapatkan para member di sini. Grup ini berisi materi yang kami rujuk dari berbagai sumber (media online, buku, grup-grup WA dan Instagram) yang insyaa Allah shahih.
Bagi para gadis materi di sini diumpakan seperti materi PRANIKAH bagi mereka. Soal materi PRANIKAH saya cukup miris, tidak banyak pihak-pihak yang fokus untuk mempersiapkan ilmu bagi mereka. Saya berharap dalam grup ini mereka bisa mendapatkan ilmu itu meskipun sedikit.

Pada pertengahan Ramadhan tahun lalu (1437 H) saya sudah mengontak salah seorang Da'i Nasional yang berdomisili di Jogjakarta sebagai tempat bertanya bila ada member yang mengajukan pertanyaan terkait permasalahn Rumah Tangga, alhamdulillah beliau bersedia. Tapi melihat kesibukannya saya maklum sekali bila pertanyaan lama dijawab.
Oleh karena itu, saya sangat berharap bisa menambah Ustadz atau Ustadzah yang bisa menjadi tempat menjawab pertanyaan para member, syukur-syukur ke depan bisa mengisi pengajian seputar Rumah Tangga dalam grup ini. Aamiin.
Bila ditanya kenapa saya mengumpulkan materi tentang Rumah Tangga beserta pernak-perniknya? Itu karena dunia ini dekat dengan saya dan ilmunya bisa segera dipraktekkan.

Selain grup RumahkuSurgaku, saat ini kami juga membuka grup khusus kajian kitab. Ada 2 kitab yang kami bahas yakni Kitab Tauhid Syeikh Shalih Fawzan dan Kitab Minhajul Muslim Syeikh Jabir al-Jazairy. Setiap saat kedua grup ini menerima anggota baru. Bagi yang berminat bisa menghubungi nomor whatsapp admin 0852 6636 7709 dengan mengikuti petunjuk pendaftaran pada poster di atas.. Anda akan dikirimi beberapa peraturan grup, setelah Anda menyetujuinya baru Anda akan di-invite ke grup.

Ayo ukhti mari kita maksimalkan kebermanfaatan gadget atau smartphone kita untuk hal yang lebih bermanfaat.


Sedekah Koin Dompet Muslimah

Bismillah

"Jauhkanlah dirimu dari api neraka walaupun hanya dengan (sedekah) sebutir kurma".(Muttafaq 'alaihi)

Masya Allah bila diperhatikan sebutir kurma sangatlah kecil bukan??? Tapi bila kita ikhlas sedekah dengan sebutir kurma dapat kita lakukan untuk menjauhkan kita dari api Neraka. Oleh karena itu, berangkat dari hadits ini kami ingin agar hal yang kecil bisa membuat kita mendapatkan banyak pahala. Ya melalui pengumpulan koin yang kita lakukan dapat dipastikan lama kelamaan akan menjadi banyak. 

Kami mengajak muslimah dan juga anak-anak, yang mempunyai uang koin untuk mengumpulkan atau menabungnya. Lalu kemudian bisa didonasikan melalui Dompet Muslimah. Gerakan ini kami fokuskan untuk memotivasi dan mengajari anak-anak untuk biasa bersedekah sedari kecil.




Untuk penjemputan dosani wilayah kota Jambi bisa menghubungi para Relawan Dompet Muslimah : WA/SMS/Telpon : 0852 6995 3476

Selain itu kami juga membuka kesempatan para muslimah dan anak-anak semua untuk menjadi relawan Dompet Muslimah. 

Galon Air Mineral Ukuran 5 liter

Instagram @dompet_muslimah, pendaftaran relawan : 0852 6995 3476